Sumber : Ujungpandang Ekspres - 06 April 2018

 

Penjualan Tanah Kavling GMTD Menanjak 181%

 

MAKASSAR, UPEKS - Sektor properti tahun lalu lesu. Berdampak pada pendapatan PT GMTD Tbk yang turun hingga 18,3%. Penurunan tertahan oleh anomali pada penjualan tanah kavling yang justru menanjak tajam sebesar 181%.

Direktur GMTD, Purnomo Utoyo menerangkan, sepanjang tahun 2017, Pendapatan PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk (GMTD) yang berasal dari penjualan Rumah Hunian dan Rumah Toko tercatat sebesar Rp183,0 miliar, menuru sebesar 30,5% dibandingkan Pendapatan tahun 2016 sebesar Rp. 263,3 miliar.

"Penurunan terjadi tidak hanya di kami tapi di seluruh Indonesia. Bahkan, emiten properti hanya 20 persen yang berikan gambaran keuangan positif, artinya masih bisa cetak laba, tapi ada yang sudah rugi. Makanya kita masih bersyukur. Kami akan atur agar bisa tetap berkontribusi ke pemegang saham," kata Purnomo dalam paparan publik setelah RUPS di hotel Aryaduta Makassar, Kamis (05/04/18).

Kendati penjualan rumah hunian menurun, lanjutnya tapi pendapatan sehubungan dengan penjualan Lahan Siap Bangun (kavling) mengalami kenaikan sebesar 181.0%, dari RP13,7 miliar pada tahun 2016 menjadi Rp38,5 miliar pada tahun 2017.

"Makanya ke depan kita akan berikan fasilitas penyediaan fully furnished show unit yang dapat memberikan gambaran yang mem ikat untuk semua tipe hunian yang dipasarkan," ujarnya.

Secara keseluruhan bisnis dibukukan Pendapatan sebesar Rp237,3 miliar untuk tahun 2017, menurun 18,3% dibanding Pendapatan tahun 2016 yang tercatat sebesar  RP290,0 miliar. Laba Usaha Perseroan untuk tahun 2017 tercatat sebesar Rp.74,6 miliar, mengalami penurunan sebesar 18,9% dibanding tahun sebelumnya sebesar RP91,9 miliar.

Penurunan Laba Usaha terutama disebabkan penurunan Pendapatan sepanjang tahun 2017 serta meningkatnya Beban Pokok Pendapatan. Laba Bersih Setelah Pajak juga mengalami penurunan sebesar 21,2% menjadi Rp67,6 miliar dibanding tahun 2016 yang tercatat sebesar Rp85,8 miliar. Penurunan Laba Bersih terutama disebabkan penurunan Pendapatan, menurunnya Beban Pokok Pendapatan serta meningkatnya Beban Keuangan sepanjang tahun 2017.

Di sisi lain, Perseroan berhasil meningkatkan pendapatan berulang (recurring) untuk tahun 2017 sebesar Rp15,8 miliar, tumbuh 21,5% dari Rp13 miliar pada tahun 2016. Sehingga kontribusi dari pendapatan berulang terhadap total  pendapatan meningkat dari 4,5% pada tahun 2016, menjadi 7,9% pada tahun 2017. Selain itu, Perseroan terus berupaya meningkatkan pendapatan berulang pada tingkat yang cukup signifikan dari total pendapatan khususnya di segmen pariwisata dan pengelolaan perkotaan.

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan hari ini, PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk (GMTD) mengumumkan perubahan susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan serta pembagian Dividen untuk tahun buku 2017 sebesar Rp1,62 miliar atau Rp16 per saham. Hal ini setara dengan imbal hasil sebesar 0,16% terhadap harga per lembar saham Rp10.175/saham per 30 Desembar 2017.

 

Fokus Ke Hunian Menengah ke Bawah

H. Andi Anzhar Cakra Wijaya, Presiden Direktur GMTD, mengatakan, akan terus melakukan penajaman dan inovasi strategi pemasaran yang tertuju kepada konsumen kelas menengah. Inovasi yang dilakukan antara lain penyediaan produk yang tepat sasaran untuk setiap segmen, program yang menarik.

"Dampak daripelonggaran kebijakan pemerintah terkait industri properti yang telah dirilis pada tahun-tahun sebelumnya seperti kebijakan melonggarkan KPR 2 yang memperbolehkan inden dan penurunan LTVR akan mulai dirasakan pada tahun ini," jelasnya. (hry/suk)

 

              

 

Tanjung Bunga - The Pride Of Makassar